Panasnya Bunga Mekar adalah seri ke-4 dari rangkaian cerita silat Indonesia Serial Pelangi Di Langit Singasari karya S.H. Mintardja. Panasnya Bunga Mekar merupakan lanjutan dari kisah Sepasang Ular Naga Di Satu Sarang.
Cerahnya matahari pagi telah mewarnai Singasari. Seolah-olah tak ada lagi kesulitan yang bakal mengabut di seluruh daerah Singasari sepeninggal Linggapati dan Empu Baladatu.
Niat sepasang anak muda yang sedang memerintah Singasari untuk mengangkat Mahisa Bungalan menjadi seorang Senapati, sudah diterima dengan senang hati. Bukan saja oleh Mahisa Bungalan dan ayahnya Mahendra, tetapi juga oleh para prajurit dan Senapati yang lain, yang telah melihat, apa yang pernah dilakukan oleh anak muda itu.
Namun dalam pada itu, Mahisa Bungalan masih mohon kesempatan untuk memuaskan masa-masa mudanya dengan bertualang. Apa bila ia sudah menerima pengangkatannya, maka ia akan terikat. Ia akan berada di suatu tempat bersama sepasukan prajurit untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Sulit baginya untuk meninggalkan pasukannya agar bisa menjelajahi padesan bagaikan menghitung setiap pintu rumah...